LG Menutup Bisnis Ponsel, Ternyata Sudah Merugi Selama 6 Tahun Terakhir!

Vendor smartphone asal Korea Selatan, LG Electronics, resmi mengumumkan akan menutup bisnis ponselnya. Bisnis ponsel LG akan berhenti beroperasi sepenuhnya pada 31 Juli 2021 mendatang. Menurut LG dalam keterangan tertulisnya, penutupan ini disebabkan oleh kondisi persaingan bisnis ponsel pintar yang sangat ketat.

Lantas bagaimana nasib ponsel-ponsel LG yang kadung beredar di pasar? Dalam keterangan tertulis di laman resminya, LG mengatakan bahwa ponsel LG maupun aksesori lain yang sudah beredar di pasar, masih akan tetap tersedia meski bisnis smartphone-nya ditutup pada Juli nanti.

Artinya, ponsel yang saat ini ada di pasaran tidak akan ditarik dan tetap dijual bergantung pada jumlah persediaan. Selain itu, LG pun menegaskan bahwa perusahaan masih akan melanjutkan dukungan layanan dan pembaruan perangkat lunak (software) untuk pengguna dengan jangka waktu yang berbeda-beda di setiap wilayah khususnya untuk penggunaan game pada smartphone.

“Perangkat maupun kelengkapan untuk ponsel LG saat ini masih tetap dijual di pasaran. Kami (LG) juga akan memberikan dukungan layanan serta update pembaruan perangkat lunak untuk pengguna kami dengan jangka waktu yang berbeda-beda di setiap wilayah,” kata LG dalam sebuah pernyataan.

Merugi Selama 6 Tahun, LG Resmi Tutup Bisnis Ponsel

LG juga mengatakan akan bekerja sama dengan para pemasok dan mitra bisnis selama proses penutupan bisnis ponsel tersebut. LG memutuskan untuk menutup bisnis ponselnya setelah merugi selama enam tahun berturut-turut. Total kerugiannya ditaksir mencapai 4,5 miliar Dollar AS atau sekitar Rp 65,3 triliun. Menurut LG, penutupan ini juga disebabkan oleh kondisi persaingan bisnis ponsel pintar yang sangat ketat. Dengan menutup bisnis ponselnya, LG akan fokus pada pengembangan unit bisnis lainnya seperti komponen kendaraan listrik, perangkat pintar, teknologi robotics, Artificial Intelligence (kecerdasan buatan, AI), serta platform lain di berbagai lini.

Sebelumnya pada Januari lalu, LG sempat dikabarkan ingin menjual bisnis ponselnya ke salah satu perusahaan konglomerasi asal Vietnam, Vingroup Co yang juga dikabarkan memiliki asset pada sebuah judi bola sbobet. Keputusan ini menjadikan LG sebagai salah satu perusahaan teknologi yang menyerah di bisnis smartphone. Perusahaan elektronik asal Korea Selatan, LG mengumumkan akan menutup usaha Smartphone mereka mulai Juli 2021. Untuk Smartphone yang sudah beredar, LG tidak akan menariknya dari pasaran.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan LG, penutupan bisnis di bidang Smartphone karena mereka mengalami kerugian dalam lima tahun terakhir. Setelah menutup bisnis Smartphone, perusahaan link alternatif idn poker akan fokus meningkatkan sumber daya mereka di beberapa bidang yang sudah mereka tekuni seperti, komponen kendaraan listrik, perangkat terhubung, rumah pintar, robotika, kecerdasan buatan, dan lain sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *